Syandha, Ukir Prestasi Cabor Judo
Muhammad Arya Syandha, mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta, berhasil meraih medali perak cabang olahraga judo pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XVI 2019 di Jakarta.
Atlet yang memiliki hobi main gim ini mulai menekuni judo sejak kelas 5 SD. Syandha bercerita bahwa kegemarannya pada olahraga ini berawal dari arahan orang tua dengan alasan agar mendapatkan pergaulan yang positif. Sejalan dengan waktu, judo telah membawa Syandha ukir prestasi dalam berbagai kejuaraan judo. Prestasi yang diraihnya tiga tahun terakhir ini diantaranya juara 3 Kejurnas Kartika Cup kelas 66-73 kg putra, juara 2 PORDA DIY kelas 66-73 kg Putera 2019, juara 3 PORDA DIY beregu 2019, juara 1 Kejurkab Sleman kelas 66-73 kg 2018, juara 3 Bali International Judo Championship kelas 66-73 kg Putra 2017, dan juara 3 Monas Open Judo Championship kelas 73-81 kg Putra 2017.
Bagi Syandha, kunci kemenangan yaitu yakin, berusaha maksimal, dan percaya.
Pauline Sabet Tiga Medali di POMNAS XVI Jakarta
Valeria Paulini Yuwono berhasil menyumbangkan tiga medali untuk kontingen BAPOMI-DIY di POMNAS XVI 2019 Jakarta. Ia meraih medali perak di nomor 100 m gaya bebas, medali perak nomor 50 m gaya bebas, dan medali perunggu di nomor 50 m gaya kupu-kupu. Pauline, sapaan akrabnya, saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester III Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.
Ia mulai menekuni olahraga renang sejak umur 6 tahun. Pauline bercerita ketertarikannya pada olahraga ini karena mengikuti jejak ayahnya yang juga seorang perenang. Capaian pada ajang POMNAS ini bukanlah yang pertama diraihnya. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi ini pernah menduduki juara pertama di Indonesia Open 2018 nomor 50 m gaya bebas. Atlet yang menyukai travelling, makan, dan main game ini memiliki tips dalam meraih kemenangan. Baginya, kunci kemenangan yaitu fokus, berusaha tetap tenang, dan tidak meremehkan lawan.
Pauline mengajak para mahasiswa, teman seperjuangannya untuk terus berusaha dan bekerja keras. “Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini asalkan kita terus berusaha dan bekerja keras,” tandasnya.
Panjat Tebing Sumbang Emas Pertama DIY
Emas pertama Kontingen BAPOMI-DIY di POMNAS XVI Jakarta diraih Argo Satrio Utomo di cabang olahraga panjat tebing kategori speed.
Perjuangan dalam meraih prestasi terbaik Argo berawal ketika di bangku sekolah. Atlet yang memiliki hobi menggambar ini mengungkapkan mulai menekuni panjat tebing sejak duduk di kelas satu SMK. Argo tertarik panjat tebing karena olahraga ini termasuk golongan olahraga ekstrim. “Saya tertarik panjat tebing karena dapat memacu adrenaline dan membuat kesenangan tersendiri,” imbuhnya.
Argo saat ini tercatat sebagai mahasiswa di Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Beberapa prestasi di ajang kejuaraan bergengsi diperolehnya diantaranya juara 3 Kejuaraan Nasional Panjat Tebing di Yogyakarta, juara 2 Kejuaraan Nasional Panjat Tebing di Solo dan peringkat 7 di Kejuaraan World Youth 2015 di Arco, Italia.
Baginya, kunci kemenangan adalah keyakinan pada diri sendiri, selalu berdoa untuk yang terbaik, dan selalu berfikir positif.
Ketua KONI DIY Lepas Kontingen BAPOMI-DIY untuk Berlaga di POMNAS XVI Jakarta
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) melepas Kontingen Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) DIY yang akan bertanding di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVI Jakarta, Senin (9/9) di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM.
Mengawali acara, Ketua Kontingen, Dr. Or. Mansur, M.S., melaporkan terkait kesiapan seluruh anggota kontingen yang akan mengikuti kegiatan ini. “Untuk mendukung dan menyukseskan keberangkatan kontingen, seluruh anggota kontingen telah melaksanakan berbagai koordinasi, persiapan kelengkapan administrasi dan logistik kontingen,” tuturnya. Ia berharap kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial untuk dapat bersinergi dalam mendukung keberhasilan kontingen dalam perhelatan mahasiswa tingkat nasional 2 tahun sekali ini.
Dalam sambutannya, Ketua BAPOMI-DIY, Prof. Dr. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr., memompa semangat para atlet untuk raih prestasi terbaik untuk DIY tercinta ini. “Dengan jumlah atlet berjumlah 83 orang semoga dapat meraih hasil terbaik” tuturnya.
Pada POMNAS tahun ini BAPOMI-DIY mengirimkan atlet dari Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta, Universitas Amikom Yogyakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta, UPN “Veteran” Yogyakarta, Universitas Respati Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Atlet-atlet berlatih di bawah bimbingan 19 pelatih serta didukung oleh 27 ofisial untuk berlaga di 15 cabang olahraga dan 1 cabang olahraga eksibisi. Cabang olahraga yang diikuti antara lain basket putra, basket putri, pencak silat, panjat tebing, tarung derajat, bulutangkis, catur, renang, tenis lapangan, voli pantai, judo, atletik, kempo, anggar, karate, dan e-sport.
Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera BAPOMI-DIY oleh Ketua KONI DIY kepada Ketua BAPOMI-DIY yang kemudian diberikan kepada Ketua Kontingen. Dalam sambutan pelepasan kontingen Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes. berpesan kepada kontingen untuk junjung tinggi sportivitas, kejujuran, disiplin, saling menghormati dalam meraih prestasi terbaik. Ia juga berharap prestasi gemilang diukir atlet BAPOMI-DIY. “Selamat bertanding, semoga mendapatkan hasil yang gemilang,” tandasnya.
Pada POMNAS XVI 2019 yang mengambil tema “Semangat, Sportif, dan Berprestasi” ini mempertandingkan 19 cabang olahraga dan 4 cabang olahraga eksibisi diikuti oleh 6441 atlet dan 1536 ofisial yang berasal dari 34 provinsi. Ajang ini akan digelar di 19-26 September 2019 di berbagai arena olahraga di Jakarta. [humasbapomidiy]
105 Mahasiswa DIY Siap Berlaga di Pomnas XVI
Kontingen Badan Pengelola Olahraga Mahasiswa Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BAPOMI-DIY) siap berlaga di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XVI (Pomnas XVI) di Jakarta pada 19-26 September 2019. Dalam rapat koordinasi persiapan POMNAS XVI yang diselenggarakan pada Jum’at (31/5) di University Club UGM, Ketua Umum BAPOMI DIY, Prof. Dr. Ir. Djagal Wiseso Marseno, M.Agr. memberikan apresiasi kepada segenap panitia yang telah melakukan koordinasi, seleksi, dan rencana training center sebagai persiapan dalam POMNAS ini. Ia berharap atlet yang mewakili nantinya dapat meraih prestasi yang optimal.
Beberapa agenda pembahasan dalam rapat koordinasi ini, yaitu administrasi pendaftaran atlet, persiapan logistik, akomodasi, dan pelaksanaan training center bagi atlet. Dalam paparan dan diskusi, Drs. Rumpis Agus Sudarko, M.S. selalu Koordinator Bidang Pembinaan Prestasi BAPOMI-DIY, menyampaikan sebanyak 105 atlet mahasiswa telah lolos seleksi untuk berpartisipasi dalam 15 cabang olahraga (cabor) dari total 19 cabor yang dipertandingkan dalam perhelatan ini. Atlet-atlet yang berasal dari 14 perguruan tinggi yang ada di DIY tersebut akan didampingi oleh 19 pelatih. Ragam cabor yang akan diikuti kontingen DIY antara lain anggar, atletik, bola basket, bola voli pasir, bulutangkis, catur, futsal putra, judo, karate, kempo, panjat tebing, pencak silat, renang, tarung derajat, dan tenis lapangan.
Selain persiapan teknis persiapan dan latihan, panitia kontingen juga mempersiapkan pendanaan untuk POMNAS tahun ini. Sumber anggaran berasal dari KONI DIY, BAPOMI DIY, perguruan tinggi, serta pihak sponsor. Semangat dari kontingen DIY, selain meraih prestasi dalam POMNAS ini juga sebagai ajang untuk memupuk kebersamaan dan persahabatan antar mahasiswa. [humas]
